Apa Yang Menjadi Penyebab TBC Kambuh Lagi?

4 Des

Penyakit TBC atau Tuberkulosis, adalah penyakit yang sebenarnya bisa untuk disembuhkan. Akan tetapi, terkadang sebagian dari penderitanya sudah sembuh dan malah kambuh lagi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Apa Yang Menjadi Penyebab TBC Kambuh Lagi?

Apa Yang Menjadi Penyebab TBC Kambuh Lagi

Kita tahu jika penyakit TBC ini adalah penyakit yang sangat berpotensi mengancam jiwa. TBC adalah penyakit infeksi bakteri udara yang bisa ditemukan di seluruh dunia. Penyakit ini juga membutuhkan penanganan dan pengobatan yang cukup panjang. Akan tetapi, dengan kedisiplinan pengobatan, sebenarnya penyakit ini dapat dikalahkan. Namun, kadang meskipun dengan pengobatan, infeksi ulang TBC dapat menjadi masalah. Biasanya, penanganan gejala TBC berlangsung dari 6 bulan hingga 1 tahun. Bahkan kadang-kadang ada saja penderita yang mengalami resistan terhadap obat TBC.

Ada beberapa pil yang harus diminum pada saat yang sama setiap hari, dengan ketepatan dan kedisiplinan jadwal minum obat. Jika aturan dalam pengobatan TBC tidak ditepati, maka pengobatan dapat gagal.

Penderita TBC yang tidak disiplin dalam aturan minum obat mungkin merasa sudah lebih baik dan berpikir bahwa penyakitnya telah berhasil diobati. Akan tetapi penyakit tersebut dapat kembali dengan lebih kuat dan lebih sulit diobati. Hingga sekarang ini masih begitu banyak perdebatan mengenai apakah kambuhnya TBC disebabkan karena kambuh atau karena terinfeksi lagi dengan strain yang sama atau karena terinfeksi TBC dengan strain bakteri baru.

Dalam hasil penelitian yang dilakukan pada orang HIV positif yang terinfeksi TBC menunjukkan bahwa infeksi HIV membuat lebih rentan terhadap infeksi ulang tuberkulosis.
Mengobati kekambuhan TBC yang disebabkan oleh pengobatan yang tidak berhasil atau tidak lengkap justru lebih sulit. Penyebabnya adalah seringkali bakteri telah menjadi resisten terhadap pengobatan dan kombinasi yang berbeda dari obat-obatan yang telah diambil selama periode yang lebih lama.

Bagaimanapun infeksi TBC tidak selalu dapat dicegah, baik infeksi primer maupun infeksi sekunder. Namun ada beberapa langkah untuk mengurangi risiko infeksi TBC.

Baca lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *