Apakah Bronkitis Bisa Menjadi TBC?

2 Agu

Banyak orang yang salah tentang pemahaman dari penyakit Bronkitis dan TBC. Tidak mengherankan karena kedua jenis penyakit ini berasal dari paru-paru. Diantara kekeliruan yang ada, pertanyaan yang pasti selalu terjadi adalah apakah penderita Bronkitis dapat berlanjut menderita sakit TBC?

Apakah Bronkitis Bisa Menjadi TBC?

Dilihat dari pengertiannya, penyakit Bronkitis adalah penyakit gangguan peradangan yang terjadi pada saluran udara yang mengarah ke paru-paru atau disebut Bronkitis. Biasanya Bronkitis bersifat ringan dan dapat sembuh dengan optimal. Penyebab terjadinya penyakit Bronkitis didasari oleh infeksi seperti campak, radang tenggorokan, hingga batuk rejan. Jadi kesimpulannya adalah penyakit Bronkitis disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus.

Penyakit Bronkitis biasanya terjadi pada kalangan perokok aktif, penderita paru-paru dan mereka yang mengalami gangguan saluran pernapasan menahun. Infeksi yang terjadi secara berulang, bisa terjadi akbat penyakit sinusitis kronik, bronkiektasis, alergi dan gangguan penyakit amandel.

Pada Bronkitis, terdiri antara dua kondisi, yakni Bronkitis akut dan Bronkitis kronis. Bronkitis akut, biasanya meliputi bagian paru lainnya, sedangkan Bronkitis kronik, terjadi dengan kondisi pasien yang mengalami batuk dalam jangka waktu lama, batuk berdahak banyak pada saat tidur, dan pagi hari. Penyakit Bronkitis kebanyakan diawali dengan gejala infeksi saluran pernapasan bagian atas.

Gejala awal yang terjadi pada penderita penyakit Bronkitis, diantaranya adalah batuk tanpa dahak yang kemudian berdahak dalam beberapa hari setelahnya. Lalu, dahak batuk awalnya berwarna putih, namun semakin lama berganti warna menjadi kekunngan hingga kehijauan yang disertai demam pada penderitanya.

Pemeriksaan yang tepat harus dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Pemeriksaan medis, meliputi beberapa tahjapan diantaranya pemeriksaan fisik dengan rontgen dada, lalu dengan pemberian antibiotik dan obat simptomatik lainnya.

Sedangkan, TBC atau Tuberkulosis, merupakan penyakit yang terjadi akibat Mycobacterium tuberculosis, yaitu kuman penyebab TBC.

TBC termasuk penyakit kronis yang menular, dan gejalanya terjadi lebih dari 2 minggu. Gejala penyakit TBC sendiri, antara lain demam yang tidak terlalu tinggi, berkeringat saat malam hari dan mengalami penurunan berat badan.

Untuk mendiagnosis penyakit TBC, langkah pemeriksaan yang dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan pada dahak apakah ditemukan kuman TBC di dalamnya atau tidak. Pemeriksaan TBC juga dilakukan dengan rontgen dada, pengobatan TBC umumnya membutuhkan waktu lebih lama yaitu 6 bulan.

Dengan perbedaan yang jelas dari keduanya, bisa dilihat jika TBC dengan Bronkitis jelas keduanya sangat berbeda mulai dari gejala, penyakit dan pengobatannya.

Baca lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *