Apakah TB Payudara Menular Atau Tidak

10 Okt

Pada hakikatnya, infeksi tuberkulosis pada payudara yang dalam istilah medis disebut Mastitis Tuberkulosis, adalah kondisi manifestasi dari infeksi tuberkulosis ekstraparu yang kasusnya masih cukup jarang terjadi.

Biasanya, penyakit TB Payudara ini banyak ditemukan di negara-negara berkembang, salah satunya Indonesia. Sebagian besar dari penderitanya adalah wanita usia reproduktif, memiliki banyak anak, ibu menyususi, wanita yang memiliki riwayat peradangan payudara, juga sedang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh.

Apakah TB Payudara Menular Atau Tidak

Adapun gejala yang terjadi pada penderita TB Payudara bisa dikenali dengan tanda-tanda seperti kemunculan benjolan, benjolan biasanya muncul satu (tunggal) dan terkadang multipel, benjolan tegas, keras, dan berada di area kuadran atas bagian luar atau di sentral payudara. Benjolan pada payudara yang merupakan gejala dari TB Payudara ini bisa berkembang menjadi sekumpulan nanah / abses, dan bisa pecah lalu berakibat luka dan infeksi (menyebabkan tuberkulosis di kulit).

Penyebab dari TB Payudara meliputi :

  • Masuknya kuman secara langsung melalui kulit di area payudara yang tidak intak (misalnya melalui luka lecet) sangat jarang terjadi.
  • Melalui aliran limfa (tersering); biasanya berasal dari infeksi tuberkulosis paru yang kemudian menyebabkan peradangan kelenjar getah being (limfadenitis tuberkulosis).
  • Melalui aliran darah darah – jarang; kecuali pada infeksi yang telah menyebar ke seluruh tubuh.
  • Penyebaran langsung, misalnya jika berasal dari paru lalu menembus rongga pleura dan tulang iga atau jika berasal dari rongga perut setelah menembus lapisan otot-otot rectus. (alodokter).

Lalu, Apakah TB Payudara Menular Atau Tidak? Jawabannya adalah ya.

Rute dari penularannya seperti yang dijelaskan di atas. Meskipun tidak semua TB Payudara berasal dari tuberkulosis paru, namun sebagian besar didahului oleh infeksi bakteri ini paru yang kemudian menyebar melalui limfa dan ke jaringan payudara.

Adapun, tips alternatif untuk mencegah penularan Tuberkulosis adalah dengan menghindari percikan ludah dan cairan rongga mulut penderitanya, juga menghindari sentuhan (kontak langsung) dengan kulit yang terinfeksi.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *