Kurus Karena Sering Batuk, Benarkah Batuk TBC?

27 Mar

Batuk dapat terjadi pada siapapun, selain itu jenis batuk yang dikhawatirkan biasanya adalah batuk yang keras, memiliki jangka waktu lama (batuk tak kunjung sembuh), dan masih banyak lagi.

Kurus Karena Sering Batuk, Benarkah Batuk TBC?

Kurus Karena Sering Batuk, Benarkah Batuk TBC?

Dibalik itu, Anda wajib tau jika sebenarnya batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan.

Biasanya, batuk yang tidak kunjung membaik, serta tubuh yang menjadi kurus berhubungan dengan penyakit penyakit TBC, asma, kanker paru, emfisema, PPOK, pnuemonia, alergi, bronkitis kronik dan lainnya. Dan, salah satu gejala dari TBC yaitu batuk yang tidak kunjung sembuh selama 3 minggu atau lebih, batuk disertai dengan darah, lemas, tidak nafsu makan, kehilangan berat badan, demam, dan keringat malam.

Infeksi akibat TBC dapat mengakibatkan menurunnya asupan makanan. Infeksi ini pun dapat menyebabkan perubahan dalam sistem metabolisme tubuh, sehingga terjadi proses penurunan masa otot dan lemak. Jika dibiarkan, kejadian ini dapat menyebabkan prognosis TBC menjadi buruk dan meningkatkan risiko kematian. Penderita TBC dengan kondisi kekurangan nutrisi dapat menimbulkan gejala anoreksia, penurunan berat badan, indeks massa tubuh yang kurang, dan kadar albumin serum yang rendah. Kondisi ini juga dapat menurunkan status imunitas, karena kuman TBC yang berkembang dengan pesat.

Sebenarnya, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. TBC dapat disembuhkan dengan kepatuhan penderita dalam pengobatan. Kondisi kurangnya nutrisi juga tidak boleh dibiarkan dan harus segera mendapat penanganan sebab hal ini berkaitan dengan keterlambatan penyembuhan, peningkatan angka kematian, serta risiko kekambuhan penyakit. Karena itu, dibutuhkan adanya dorongan dari orang terdekat untuk mendukung para penderita TBC dengan memberikan makan bergizi sehat dan seimbang, serta untuk meminum rutin obatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *