Mengenali Perbedaan Kanker Getah Bening Dengan TBC Kelenjar

17 Mei

Kedua jenis penyakit ini memang serupa, tapi keduanya tidak sama. Keduanya, sama-sama ditandai dengan kemunculan benjolan di leher. Jika pada Kanker Getah Bening disebut Limfoma, maka pada TBC Kelenjar, disebut Tuberkulosis Limfadenitis. Lalu bagaimana cara membedakan keduanya?

Mengenali Perbedaan Kanker Getah Bening Dengan TBC Kelenjar

Pengertian Kanker Getah Bening.

Kanker Getah Bening atau Limfoma, merupakan jenis kanker yang muncul pada limfosit. Sel-sel tersebut berada di kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang dan bagian tubuh lainnya. Jika sel-sel limfosit dalam sistemnya diserang kanker, dampaknya akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga penderitanya rentan terhadap infeksi. Kanker Getah Bening terbagi kedalam dua jenis, yaitu limfoma hodgkin dan non hodgkin.

Tanda-tanda dari Kanker Getah Bening terdiri dari :

  • Adanya pembengkakan kelenjar yang menimbulkan benjolan di leher, ketiak, ataupun selangkangan.
  • Umumnya, seseorang yang mengalami Kanker Kelenjar Getah Bening akan merasakan batuk, sesak napas, demam, menggigil, batuk yang tidak kunjung sembuh, penurunan berat badan, badan meriang yang berkelanjutan dalam waktu yang lama, dan keluar keringat dingin di malam hari.
  • Penderita kehilangan selera makan sehingga menyebabkan penurunan berat badan yang drastis dan signifikan.
  • Sering merasakan badan lemas, kejang, sakit perut, punggung ataupun nyeri tulang.

Pengertian TBC Kelenjar.

TBC Kelenjar termasuk infeksi yang disebabkan karena Mycobacterium tuberculosis (Bakteri TBC) yang menyerang kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening sendiri merupakan sebuah kelenjar yang memproduksi limfosit (salah satu sel darah putih) yang berperan dalam sistem imun tubuh. Kelenjar tersebut tersebar banyak dalam tubuh, di antaranya leher, ketiak, lipat paha, selangkangan dan disekitar organ-organ dalam.

Beberapa gejala TBC kelenjar yang Anda harus waspadai:

  • Adanya benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit dan sudah berlangsung lama di area kelenjar getah bening yang terkena, misalnya di leher – tepatnya di bawah rahang, ataupun ketiak.
  • Benjolan tersebut akan terus tumbuh dan membesar, kadang-kadang akan menimbulkan rasa nyeri atau sakit saat disentuh.
  • Selain pembengkakan, seseorang yang mengalami TBC kelenjar pun akan mengalami gejala TBC pada umumnya, seperti badan terasa lemas, demam, menggigil, dan penurunan berat badan.
  • Di sebagian orang, TBC kelenjar getah bening memang kadang tidak menimbulkan tanda-tanda yang khusus walaupun bakterinya sudah menyebar ke seluruh tubuh.
  • Oleh karenanya, jika Anda mengalami gejala TBC kelenjar getah bening yang utama, yaitu muncul benjolan di daerah kelenjar getah bening, segera hubungi dokter.

Tentang perbedaan Kanker Getah Bening dengan TBC Kelenjar

Perbedaan TBC Kelenjar dengan Kanker Kelenjar Getah Bening memang sekilas sulit dibedakan. Jika dilihat dari gejalanya, TBC Kelenjar dan Kanker Getah Bening memiliki ciri utama yang sama, yaitu kemunculan benjolan di sekitar kelenjar getah bening. Kanker kelenjar getah bening tertentu dapat tumbuh dengan cepat, seperti layaknya benjolan ganas lainnya. Namun, kanker kelenjar getah bening lainnya dapat tumbuh dengan lambat, seperti TBC kelenjar.

Untuk memperjelas diantara keduanya, ada baiknya melakukan pemeriksaan ke dokter setempat. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *